Rabu, 30 Maret 2011

Mencari luas lingkaran pada Neat Beans




/**

* @param args the command line arguments

*/

public static void main(String[] args) {

// TODO code application logic here

//Luas lingkaran

int jari = 10;

double pi = 3.14;

double luaslingkaran = (jari*jari)*pi;

System.out.println("luas lingkaran adalah : " + luaslingkaran);



}

}

Dan hasilnya kalo sukses akan seperti di bawah ini :

run:

luas lingkaran adalah : 314.0

Pencabangan Pada Java

Pernyataan kendali aliran if akan menguji sebuah keadaan, apakah keadaan tersebut
true atau false. Jika keadaan tersebut true maka kumpulan pernyataan yang berkaitan
akan dijalankan, dan jika false maka tidak dijalankan.
Tata cara penulisan if adalah :
if (keadaan)
{
pernyataan-pernyataan;
{
System.out.println("x adalah kurang dari 0");
Maka jika x < 0, program akan menuliskan pesan "x adalah kurang dari 0", jika x >= 0
maka program tidak melakukan apa-apa.
}

 
Contoh
if (x<0)
}

 
Fungsi if dapat mempunyai bagian else, dengan penulisan :
if (keadaan)
{
pernyataan-pernyataan;
}
pernyataan-pernyataan lain;
}
Dalam hal ini, pernyataan-pernyataan lain akan dijalankan jika keadaan adalah false. Contoh :
if (x<0)
{
System.out.println("x adalah kurang dari 0");
{
System.out.println("x adalah tidak kurang dari 0");
Maka jika x < 0, program akan menuliskan pesan "x adalah kurang dari 0", jika x >= 0 maka program
akan menuliskan pesan "x adalah tidak kurang dari 0".
else
{
}
Else
}

 
Contoh Program Sederhana IF
public static void main(String[] args) {
double a = 4;
double b = -13;
double c = -12;
double D = b*b - 4*a*c;
double x1, x2;
System.out.println("Persamaan kuadrat a*x/s2+b*x+c = 0, di mana");
System.out.println("a = " + a);
System.out.println("b = " + b);
System.out.println("c = " + c);
System.out.println("dengan menerapkan rumus ABC diketahui bahwa:");
if(D<0)
{
System.out.println("Akar-akar persamaan imaginer.");
System.out.println("Akar-akar persamaan nyata tetapi kembar.");
x1 = -b/(2*a);
}
else
if (D==0)
{
System.out.println("x1 = x2 = " + x1); }
else
{
System.out.println( "Akar-akar persamaan nyata dan berbeda.");
x1 = (-b+Math.sqrt(D) )/ (2*a);
x2 = (-b-Math.sqrt(D) )/ (2*a);
System.out.println("x1 = " + x1 + " x2 = " + x2);}
}
}
Fungsi Break 
Proses Break memerintahkan runtime untuk menjalankan program di belakang blok tertentu. Untuk dapat ditunjuk, sebuah blok diberi nama, dan java memiliki bentuk menyatakan nama suatu blok.
Berikut Contoh Penggunaanya:
Class Break (
    Public static void main(string args []) {
Boolean t = true;
a : {
b : {
c : {
     System.out.println ("sebelum break") ;
     If (t)
     Break b ;
     System.out.println("pernyataan ini tidak akan pernah di eksekusi");
        }
        System.out.println.("Ini setelah b") ;
     }
    }
}

 
Sebagai catatan, break juga dapat digunakan tanpa label untuk keluar dari suatu loop.
        
Fungsi Switch-case
Tata cara penulisan switch-case adalah :
switch(variabel)
{
case harga1 : pernyataan-1; break;
case harga2 : pernyataan-2; break;
case harga3 : pernyataan-3; break;
default : pernyataan-default;
Fungsi switch-case, variabel penentu harus bertipe integer atau yang
kompatibel dengan integer, yaitu boolean, character, byte, short dan long.
}

 
Contoh Sederhana Switch-case
public class Latih6 {
public static void main(String[] args) {
char inisial='C';
String nama = null;
switch(inisial)
{
case 'A':nama="Agung";
break;
case 'B':nama="Budi";
break;
case 'C':nama="Caca";
break;
case 'D':nama="Dadu";
break;
case 'E':nama="Endang";
break;
default:nama="Tidak Ada...";
}
System.out.println("Cetak Nama = "+nama);
}
}

 
Fungsi Return
Return menyebabkan eksekusi menyabang kembali ke pemanggil method. Contoh pemakaian return berikut menyebabkan eksekusi kembali ke pemangginya, dalam hal ini adalah runtime java.

 
Class ReturnDemo (
    Public static void main(string args []) {
Boolean t = true;
     System.out.println ("sebelum return") ;
     If (t)
     return ;
     System.out.println("pernyataan ini tidak akan pernah di eksekusi");
        }
     }

 
Fungsi For
Pernyataan perulangan for akan menjalankan sekumpulan pernyataan-pernyataan, dan kemudian
mengulanginya lagi selama persyarataan terpenuhi.
Tata cara penulisan for adalah :
for(keadaan-awal, persyaratan, pernyataan-perulangan)
{
peryataan-pernyataan;
}
Perulangan for akan menjalankan pernyataan-pernyataan mulai dari keadaan awal, selama
persyaratan terpenuhi. Usai menjalankan pernyataan-pernyataan, pernyataan-perulangan akan
dijalankan. Selanjutnya perulangan dimulai kembali dengan menguji persyaratan.
Contoh
for(int i=0;i<=3;i++)
{
System.out.println(i);
}
Maka perulangan akan dimulai dengan variable i berharga 0. Selanjutnya karena persyaratan i<=3
terpenuhi, maka pernyataan System.out.println(i) akan dijalankan. Akhirnya pernyataan i++ dijalankan.
Dan kemudian persyaratan i<=3 diuji lagi. Demikian seterusnya.

 
Contoh Sederhana For
public class LatFor
{
public static void main(String args[])
{
int bilangan = 5;
int hasil = 1;
for(int iterator=2;iterator<=bilangan;iterator++)
{
System.out.print(hasil + " * " + iterator +"=");
hasil *= iterator;
System.out.println(hasil);
}
System.out.println( bilangan + " ! = " +hasil);
}}

 
Fungsi Do While
Pernyataan perulangan do-while akan menjalankan sekumpulan pernyataanpernyataan,
dan
kemudian mengulanginya lagi selama persyarataan terpenuhi.
Tata cara penulisan do-while adalah :
do
{
pernyataan pernyataan;
}
while(persyaratan terpenuhi)
Pernyataan perulangan do-while setidaknya akan menjalankan kumpulan
pernyataan-pernyataan sebanyak satu kali, untuk kemudian menguji apakah
persyaratan terpenuhi. Jika persyaratan terpenuhi maka kumpulan pernyataanpernyataan
dijalankan lagi, dan kemudian menguji kembali apakah persyaratan
terpenuhi. Demikian seterusnya, kumpulan pernyataan-pernyataan akan
dijalankan berulang selama persyaratan terpenuhi.

 
Contoh Sederhana Do While
public class LatDoWhile
{
public static void main(String args[])
{
int bilangan = 5;
int x = 2; int hasil = 1;
System.out.print(hasil + " * " + x + " =");
hasil = hasil*x;
System.out.println(hasil);
x++;
}
while(x<=bilangan);
do
{
System.out.println( bilangan + " ! = " +hasil);
}
}
Fungsi While
Pernyataan perulangan while akan menguji sebuah persyaratan, dan kemudian
menjalankan sekumpulan pernyataan jika persyaratan terpenuhi. Usai
menjalankan kumpulan pernyataan, persyaratan akan diuji kembali, dan jika
terpenuhi kumpulan peryantaan akan dijalankan kembali. demikian seterusnya.
Tata cara penulisan while adalah :
while(persyaratan terpenuhi)
{
pernyataan pernyataan;
}

 
Contoh Sederhana While
public class LatWhile
{
public static void main(String args[])
{
int bilangan = 5;
int x = 2;
int hasil = 1;
while(x<=bilangan)
{
System.out.print(hasil + " * " + x + " =") ;
hasil = hasil*x;
System.out.println(hasil);
x++;
}
System.out.println(bilangan + " ! = " +hasil);
}
}

Mencari luas lingkaran pada Neat Beans

public class Main {



/**

* @param args the command line arguments

*/

public static void main(String[] args) {

// TODO code application logic here

//Luas lingkaran

int jari = 10;

double pi = 3.14;

double luaslingkaran = (jari*jari)*pi;

System.out.println("luas lingkaran adalah : " + luaslingkaran);



}

}

Dan hasilnya kalo sukses akan seperti di bawah ini :

run:

luas lingkaran adalah : 314.0

Pencabangan Pada Java


Fungsi IF
Pernyataan kendali aliran if akan menguji sebuah keadaan, apakah keadaan tersebut
true atau false. Jika keadaan tersebut true maka kumpulan pernyataan yang berkaitan
akan dijalankan, dan jika false maka tidak dijalankan.
Tata cara penulisan if adalah :
if (keadaan)
{
pernyataan-pernyataan;
{
System.out.println("x adalah kurang dari 0");
Maka jika x < 0, program akan menuliskan pesan "x adalah kurang dari 0", jika x >= 0
maka program tidak melakukan apa-apa.
}

 
Contoh
if (x<0)
}

 
Fungsi if dapat mempunyai bagian else, dengan penulisan :
if (keadaan)
{
pernyataan-pernyataan;
}
pernyataan-pernyataan lain;
}
Dalam hal ini, pernyataan-pernyataan lain akan dijalankan jika keadaan adalah false. Contoh :
if (x<0)
{
System.out.println("x adalah kurang dari 0");
{
System.out.println("x adalah tidak kurang dari 0");
Maka jika x < 0, program akan menuliskan pesan "x adalah kurang dari 0", jika x >= 0 maka program
akan menuliskan pesan "x adalah tidak kurang dari 0".
else
{
}
Else
}

 
Contoh Program Sederhana IF
public static void main(String[] args) {
double a = 4;
double b = -13;
double c = -12;
double D = b*b - 4*a*c;
double x1, x2;
System.out.println("Persamaan kuadrat a*x/s2+b*x+c = 0, di mana");
System.out.println("a = " + a);
System.out.println("b = " + b);
System.out.println("c = " + c);
System.out.println("dengan menerapkan rumus ABC diketahui bahwa:");
if(D<0)
{
System.out.println("Akar-akar persamaan imaginer.");
System.out.println("Akar-akar persamaan nyata tetapi kembar.");
x1 = -b/(2*a);
}
else
if (D==0)
{
System.out.println("x1 = x2 = " + x1); }
else
{
System.out.println( "Akar-akar persamaan nyata dan berbeda.");
x1 = (-b+Math.sqrt(D) )/ (2*a);
x2 = (-b-Math.sqrt(D) )/ (2*a);
System.out.println("x1 = " + x1 + " x2 = " + x2);}
}
}
Fungsi Break 
Proses Break memerintahkan runtime untuk menjalankan program di belakang blok tertentu. Untuk dapat ditunjuk, sebuah blok diberi nama, dan java memiliki bentuk menyatakan nama suatu blok.
Berikut Contoh Penggunaanya:
Class Break (
    Public static void main(string args []) {
Boolean t = true;
a : {
b : {
c : {
     System.out.println ("sebelum break") ;
     If (t)
     Break b ;
     System.out.println("pernyataan ini tidak akan pernah di eksekusi");
        }
        System.out.println.("Ini setelah b") ;
     }
    }
}

 
Sebagai catatan, break juga dapat digunakan tanpa label untuk keluar dari suatu loop.
        
Fungsi Switch-case
Tata cara penulisan switch-case adalah :
switch(variabel)
{
case harga1 : pernyataan-1; break;
case harga2 : pernyataan-2; break;
case harga3 : pernyataan-3; break;
default : pernyataan-default;
Fungsi switch-case, variabel penentu harus bertipe integer atau yang
kompatibel dengan integer, yaitu boolean, character, byte, short dan long.
}

 
Contoh Sederhana Switch-case
public class Latih6 {
public static void main(String[] args) {
char inisial='C';
String nama = null;
switch(inisial)
{
case 'A':nama="Agung";
break;
case 'B':nama="Budi";
break;
case 'C':nama="Caca";
break;
case 'D':nama="Dadu";
break;
case 'E':nama="Endang";
break;
default:nama="Tidak Ada...";
}
System.out.println("Cetak Nama = "+nama);
}
}

 
Fungsi Return
Return menyebabkan eksekusi menyabang kembali ke pemanggil method. Contoh pemakaian return berikut menyebabkan eksekusi kembali ke pemangginya, dalam hal ini adalah runtime java.

 
Class ReturnDemo (
    Public static void main(string args []) {
Boolean t = true;
     System.out.println ("sebelum return") ;
     If (t)
     return ;
     System.out.println("pernyataan ini tidak akan pernah di eksekusi");
        }
     }

 
Fungsi For
Pernyataan perulangan for akan menjalankan sekumpulan pernyataan-pernyataan, dan kemudian
mengulanginya lagi selama persyarataan terpenuhi.
Tata cara penulisan for adalah :
for(keadaan-awal, persyaratan, pernyataan-perulangan)
{
peryataan-pernyataan;
}
Perulangan for akan menjalankan pernyataan-pernyataan mulai dari keadaan awal, selama
persyaratan terpenuhi. Usai menjalankan pernyataan-pernyataan, pernyataan-perulangan akan
dijalankan. Selanjutnya perulangan dimulai kembali dengan menguji persyaratan.
Contoh
for(int i=0;i<=3;i++)
{
System.out.println(i);
}
Maka perulangan akan dimulai dengan variable i berharga 0. Selanjutnya karena persyaratan i<=3
terpenuhi, maka pernyataan System.out.println(i) akan dijalankan. Akhirnya pernyataan i++ dijalankan.
Dan kemudian persyaratan i<=3 diuji lagi. Demikian seterusnya.

 
Contoh Sederhana For
public class LatFor
{
public static void main(String args[])
{
int bilangan = 5;
int hasil = 1;
for(int iterator=2;iterator<=bilangan;iterator++)
{
System.out.print(hasil + " * " + iterator +"=");
hasil *= iterator;
System.out.println(hasil);
}
System.out.println( bilangan + " ! = " +hasil);
}}

 
Fungsi Do While
Pernyataan perulangan do-while akan menjalankan sekumpulan pernyataanpernyataan,
dan
kemudian mengulanginya lagi selama persyarataan terpenuhi.
Tata cara penulisan do-while adalah :
do
{
pernyataan pernyataan;
}
while(persyaratan terpenuhi)
Pernyataan perulangan do-while setidaknya akan menjalankan kumpulan
pernyataan-pernyataan sebanyak satu kali, untuk kemudian menguji apakah
persyaratan terpenuhi. Jika persyaratan terpenuhi maka kumpulan pernyataanpernyataan
dijalankan lagi, dan kemudian menguji kembali apakah persyaratan
terpenuhi. Demikian seterusnya, kumpulan pernyataan-pernyataan akan
dijalankan berulang selama persyaratan terpenuhi.

 
Contoh Sederhana Do While
public class LatDoWhile
{
public static void main(String args[])
{
int bilangan = 5;
int x = 2; int hasil = 1;
System.out.print(hasil + " * " + x + " =");
hasil = hasil*x;
System.out.println(hasil);
x++;
}
while(x<=bilangan);
do
{
System.out.println( bilangan + " ! = " +hasil);
}
}
Fungsi While
Pernyataan perulangan while akan menguji sebuah persyaratan, dan kemudian
menjalankan sekumpulan pernyataan jika persyaratan terpenuhi. Usai
menjalankan kumpulan pernyataan, persyaratan akan diuji kembali, dan jika
terpenuhi kumpulan peryantaan akan dijalankan kembali. demikian seterusnya.
Tata cara penulisan while adalah :
while(persyaratan terpenuhi)
{
pernyataan pernyataan;
}

 
Contoh Sederhana While
public class LatWhile
{
public static void main(String args[])
{
int bilangan = 5;
int x = 2;
int hasil = 1;
while(x<=bilangan)
{
System.out.print(hasil + " * " + x + " =") ;
hasil = hasil*x;
System.out.println(hasil);
x++;
}
System.out.println(bilangan + " ! = " +hasil);
}
}

XOR berasal dari kata Exclusive OR. Fungsi ini akan memberikan keluaran 1 jika masukan masukan mempunyai keadaan yang berbeda. Fungsi XOR bertujuan untuk menghasilakan nilai logika true (benar) jika salah satu dari pernyataan benar, dan menghasilkan nilai logika FALSE (salah ) jika kedua pernyataan tersebut benar.

XOR berasal dari kata Exclusive OR. Fungsi ini akan memberikan keluaran 1 jika masukan masukan mempunyai keadaan yang berbeda. Fungsi XOR bertujuan untuk menghasilakan nilai logika true (benar) jika salah satu dari pernyataan benar, dan menghasilkan nilai logika FALSE (salah ) jika kedua pernyataan tersebut benar.

Pengertian Basis Data, Sistem Basis Data dan Manajemen Basis Data
Basis data adalah kumpulan informasi yang di simpan di dalam computer secra sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu computer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut system manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah basis data berawal dari ilmu computer. Meskipun artinya semakin luas. Memasukan hal – hal di luar bidang elektronika, 
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan – catatan atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data – data yang saling berhubungan istilah basis data mengacu sebagai system manajemen basis data. Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programmer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.
Sistem Basis Data merupakan perpaduan antarabasis data dan system manajemen basis data (SMBD). Database yang kompleks dan disertai dengan teknik pendokumentasian dan prosedur manipulasinya akan membentuk Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System – DBMS). Singkatnya DBMS dan program untuk mengaksesnya.
Sistem Manajemen Basis Data adalah suatu system atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Contoh tipikal SMBD adalah akuntasi,sumber daya manusia dan system pendukung pelanggan. SMBD telah berkembang menjadi bagian standar dibagian pendukung suatu perusahaan. Contoh SMBD adalh Oracle, SQL server 2002/2003, MS Acces, MySQL dan sebagainya. DBMS merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk dapat melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumlah yang besar.